MASIGNALPHAS2101
7425642317624470382

5(3)/365 in 2026 "Day 11 Puasa"

5(3)/365 in 2026 "Day 11 Puasa"
Add Comments
Rabu, 04 Maret 2015

Biografi sebelum Geografi. Hari ini setelah banyak lalainya lagi dari pagi hinga Zuhur, setelah tidur, mencatat kajian dari Budi Ashari Official berjudul "Islam Tidak Dibangun Diatas Kesukuan Tapi ini yang Terpilih"

Pintu Malik bin Abdul Aziz depan Clock Tower. 

Kalau bicara tentang suku, Islam tidak dibangun di atas kesukuan. Tapi ada suku paling mulia yaitu Suku Quraisy. Allah yang memilih ini, bukan kita. Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa salam lahir dari Suku Quraisy. 

10 Sahabat yang dijamin masuk surga, semuanya Orang Quraisy. Di Al-Qur'an ada surat Al-Quraisy. Rasulullah pernah mengatakan bahwa 'Kekhilafahan (kepemimpinan) itu di tangan Quraisy'. Dari Zaman Nabi sampai Andalus, pemimpinnya adalah Quraisy (tidak semua juga tapi hanya disela-sela yang bukan).

Sehingga saatada pemimpin Non Quraisy, para ulama mengatakan bahwa, 'Paling tidak mereka mewakili Quraisy'. Jadi, mari kenalan dengan Quraisy. Mengapa suku ini yang terpilih? Sahabat-Sahabat dari keluarga yang mana?

Mereka tinggal di sisi Ka'bah. Setiap sisi ditempati oleh Suku tertentu yang mengandung hikmah tersendiri. Posisi tempat tinggal menentukan tugas yang diemban. 

Kenapa dinamakan Quraisy? 

Ada beberapa pendapat tentang nama ini tapi ada sumber yang menyatakan bahwa Quraisy adalah nama yang diberikan oleh Kakek Nabi yang bernama Fihir. 

Ada pendapat yang menyatakan bahwa berasal dari kata Taqarrus yang artinya dagang. Jadi, skill mereka adalah berdagang. Ada yang mengatakan bahwa Tqarrus itu adalah ikan besar yang memakan. Jadi, suku Quraisy ini punya kekuatan dan ditakuti oleh suku-suku lain. 

Quraisy ini spesial akrena dibahas dalam Al-Qur'an dan banyak dibahas oleh Nabi tentang kelebihannya. 

Mari mulai dari Nasab Nabi Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdi Manaf bin Qusay bin Qilab bin Murrah bin Qaab bin Luai bin Ghalib bin Fihir (inilah yang Quraisy) bin Malik bin Nadar bin Kinana bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhor bin Nizar bin Maad bin Adnan (para ulama sepakat sampai di sini) terus sampai ke bin Ismail bin Ibrahim (ada perbedaan pendapat).

 Mari bahas mulai dari Fihr yang Quraisy. 

Menarik untuk membahas kehidupan Padang Pasir karena disini muncul orang-orang yang harus tangguh karena alamnya  tidak bersahabat. Kehidupan keras karena hanya ada gunung, lembah, batu, kerikil, dan pasir. 

Makanya, binatang yang Allah letakkan di Padang Pasir pun bukan binatang yang lembek-lembek misalnya Onta yang kuat tidak minum selama 2 bulan. Makanya Allah menyuruh untuk mengamati Unta 'Afalal yanzuruna ilal ibili kaifa khuliqat' (Al Ghasiyah ayat 17) yang artinya 'Maka tidakkah mereka memperhatikan Unta, bagiaman ia diciptakan?'

Bukan hanya Rasul yang Quraisy tetapi juga ring 1 Nabi. Merekalah yang menggantikan Nabi memimpin umat setelah wafat. Yang memimpin memang 4, tapi yang lain menjadi penasehat. Mereka saling meneyrahkan kepemimpinan kecuali pas di masa Umar bin Khaththab, beliau menghalangi satu orang untuk memimpin yakni Sa'id bin Zaid karena masih dari keluarga besarnya sekaligus iparnya (suami adiknya).

Bani Hasyim bin Abdi Manaf bin Qusai bin Qilab bin Murrah bin Qaab bin Luai bin Ghalib bin Fihir (dijuluki Quraisy)

Fihir anaknya bernama Ghalib dan ada beberapa anak yang ada hubungannya dengan 10 Sahabat Nabi. Selian Ghalib, ada Al Harist keturunannya adalah Amir bin Jarrah atau Abu Ubaidah.

Qaab punya anak bernama Murah dan Adi keturunannya Umar bin Khathtab dan Sa'id Bin Zaid.

Murrah punya anak Qilab keturunannya Taim keturunannya Abu Bakar dan Thalhah bin Ubaidillah

Qilab punya anak Qusai dan Zuhrah keturunannya Saad Bin Abi Waqash dan Abdurrahman Bin Auf.

Qusai punya anak Abdul Manaf dan Abdud Daar keturunannya nama sahabat yang nama belakang Abduldair. Musab bin Umair. Keturunannya Zubair bin Awwam (punya anak nanti Khalifah).

Abdul Manaf punya anak Hasyim, Al-Mutholib, Abdus Syams, Naufal

1. Hasyim punya Anak bernama Abdul Mutholib yang punya anak bernama Abdullah (ayah Rasulullah Muhammad SAW), Abu Thalib (ayahnya Ali bin Abi Thalib), Hamzah,  Abbas (keturunannya nanti jadi Bani Abbasiyah di Baghdad).  

2. Al-Mutholib punya keturunanan sampai ke Imam Syafii.

3. Abdu Syams anaknya Umayyah dan keturunannya sampai Utsman Bin Affan.

Secara tempat tinggal, Quraisy terbagi 2 yaitu Al-Bithaah dan Adh-Dhawahir. Mereka tinggalnya di bukit-bukit yang mengelilingi Ka'bah yang berada di lembah. 

Hotel Tower Zam-zam berdiri di atas bukit. Istana Raja menduduki Jabal Abu Qubais, Ada juga Jabal Umar, Jabal Ka'bah.

Jabal Umar letaknya sebelum Misfalah. Nah, rumahnya Abu Bakar di Misfalah. 

Al-Bithaah tinggalnya sangat dekat dengan Ka'bah. Di sekeliling Ka'bah. Biasa juga diebut Quraisy Lembah atau Al-Batha) Mereka ini punya peran-peran yang besar. Juga kuasa besar. 9 dari 10 ring 1 Nabi, adalah Al-Bithaah kecuali Abu Ubaidah atau Amr Bin Jarrah (asalnya drai Adh-Dhawahir tapi setelah besar memilih tinggal di kawasan Al Bithaah. 

Peran mereka diataranya : 

Bani Hasyim (klan Rasulullah) tugasnya adalah : Siqaayah (menyiapkan kebutuhan dan minuman jamaah haji) dan Rifadah (menyiapkan makanan). 

Bani 'Adi  tugasnya sebagai Safarah (menjadi negosiator, duta, mediator perang). 

Bani Syaibah tugasnya adalah Sadanah (menjaga dan merawat Ka'bah), 

Bani Mutholib perannya berkaitan dengan keilmuan yang tinggi. Maka nasabnya sampai ke Imam Syafii

Tugas ini sekarang sudah hilang tapi nasab ini kalau digali kembali maka bisa tercermin tugas perdaban apa yang harus diemban. 

Catatan pribadi : Siapa yang mendekati pusat keutamaan maka dia pun akan naik kualitasnya. 

Adh-Dhawahir tinggalnya lebih jauh. Di balik gunung dan gunung-gunung yang lebih jauh dari Ka'bah. Maka perannya juga kurang dominan. Salah satu dari Adh Dhawahir ini adalah Suku Baduy. 

Untuk melihat posisi mereka, mari melihat dari pengganti pusat kepemimpinan setelah Rasulullah (Bani Hasyim) :  

- Abu Bakar dari Bani Taim
- Umar Bin Khaththab dari Bani 'Adi
- Utsman Bin Affan dari Bani Umayyah
- Ali Bin Abi Thalib dari Bani Hasyim

Lalu dilanjutkan dengan Muawiyah dari Bani Umayyah bin Abdu Syams. 

Bani Umayyah memimpin sejak Tahun 41-132 H. Bani Umayyah ibukotanya Damaskus. Tahun 132 runtuh tapi bangkit membuat negara baru di tempat yang jauh yaitu Andalusia (Bani Umayyah). Andalusia meliputi Spanyol, Portugal, Perancis bagian Selatan, dan Sicilia. 

Di Timur, muncul Bani Abassiyah dengan ibukotanya Baghdad. Mereka adalah keturunan dari Bani Hasyim. Abbasiyah runtuh Tahun 656 H

Jadi, 2 Bani ini masih dari satu keturunan Abdul Manaf. Ya, se circle lagi sama Rasulullah. dan intinya kembali lagi, yang memimpin Islam sejak awal meski berganti lokasi tapi tetap saja satu akar yaitu QURAISY. 

Lalu bagiaman dengan NON QURAISY seperti Mamalik (mantan budak yang akhirnya punya kuasa di Mesir), Bani Saljuk (terbagi dua yaitu Saljuk Romawi dan Saljuk Timur), Murobithun dan Muwahiddin (masyarakat Barbar di Maroko), lalu Utsmani.

Mereka ini bukan Quraisy. Itu adalah para pemimpin dan semua punya kesempatan untuk memimpin. Dan tetap saja, mereka mewakili orang Qurasiy.