Membahas tentang Al-Bithaah
Makkah disebut juga Ummul Qura yang berarti ibu dari wilayah-wilayah di sekitarnya.
Jadi, sebenarnya pusatnya Bumi ya di Makkah. Khususnya Ka'bah. Masya Allah nya. Allah meletakkan agama terkahir itu di tangah bumi ini.
Spesialnya, tempat ini diamanahkan kepada oranng-orang Quraisy. Suku yang secara spesial menjadi salah satu Surat dalam Al-Quran. Al-Quraisy membicarakan tentang kehebatan dagang.
Rihlah di musim dingin dan musim panas. Di tema kepemimpinan juga mereka di sebut.
Tapi Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa salam, pernah menyebut tentang wanita Quraisy tentang mereka punya kelebihan bahwa kalau mau diabndingkan dengan semua wanita, wanita terbaik yang mengendarai Unta (para ulama berpendapat bahwa mengendarai Unta ini maksudnya wanita Arab) adalah Quraisy. Kelebihannya sangat lembut pada anak kecil, orang yang sangat menjaga apa yang dimilki suami.
Asbabun nuzul dari pujian ini adalah ditujukan hanya pada satu wanita Quraisy yakni Ummu Hani. Putri dari Abu Thalib. Dua kali dilamar oleh Nabi tapi dua-duanya ditolak (sebelum dan sesudah jadi Nabi).
Quraisy masih ada sampai sekarang. Ada juga yang namanya Ahlu Bait. Mereka tidak semuanya Quraisy. Secara suku, Quraisy itu punya kelebihan tentang dagang dan kepemimpinan.
Salah satu Quraisy yang bukan Ahlul Bait adalah Abu Bakar, Abu Ubaidah.
Ahlul Bait (keluarga Nabi) lebih spesial lagi karena Nabi menitipkan mereka untuk dijaga. Itu struktur masyarakat Islam. Nabi punya hak untuk kita muliakan termasuk keluarganya. Nah, kalau ada yang mengaku-ngaku bisa di cek.
Salah satu tanda Jahiliyah adalah ketika saling serang soal Nasab.
Segitu hebatnya Quraisy tapi itu tidak ada gunanya kalau iman nya tidak baik.
Di Bani Makhzum ada Arqom bin Abdul Arqam, Abu Salamah, Khalid bin Walid tapi musuh terbesar nabi juga di sini seperti Abu Jahal, Walid bin Mughirah (kejahatannya diabadikan oleh Al-Qur'an).
Artinya, bisa saja sama-sama Quraisy tapi TANPA IMAN tidak ada gunanya. Bahkan sekalipun nasabnya Nasab Nabi. Bahkan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa salam pernah berkata "Siapa yang lambat amalnya, tidak bisa dipercepat oleh nasabnya."
Terus, apa manfaat kita tau tentang Quraisy?
1. Mengenal Nabi
2. Mengenal orang-orang mulia
3. Mentadaburri Surat Quraisy
4. Ketika Nabi menyebut Quraisy berkaitan dengan kepemimpinan, itu artinya kaum Quraisy itu punya modal yang ebsar untuk menjadi pemimpin tinggi. Karakter Qurasiy adalah karakter kepemimpinan jadi layak dipelajari oleh semua orang karena kita diminta untuk jadi pemimpin. Jadi, kalau mau belajar kepemimpinan, ya belajar di Quraisy.
Contoh : masyarakat ini kan masyarakat dagang. Ketika Nabi hijrah ke Madinah, ketemu masyarakat petani. Ternyata kepemimpianan tertinggi ada di masyarakat pedagang. Lalu, apa bedanya masyarakat agraris dan pedagang ini? Nah, kenapa kepemimpiann ini harus belajar dari bangsa pedagang?
Karena, masyarakat pedaganga dalah masyarakat yang tidak diikat oleh sebuah tempat. Kalau petani, terikat. Kalau dagang harus nomaden. Itulah kenapa Surat Al-Quraisy berbicara tentang perjalanan para pedagang. Itu artinya, Allah menitipkan agama ini dipunggung para pedagang. Tapi PEBISNIS yang ULAMA.
Posted by 
comment 0 Comment
more_vert