MASIGNALPHAS2101
7425642317624470382

18(2)/365 in 2026 "WFH"

18(2)/365 in 2026 "WFH"
Add Comments
Selasa, 17 Februari 2015

Hari terakhir dari libur panjang selama lima hari. Yups, tanggal 14-15 libur weekend, 16-17 cuti bersama Tahun Baru China a.k.a Imlek. Sedangakan hari ini adalah bonus. 😅😅

Sebenarnya sih hari ini sudah masuk kantor tapi semalam ada pemberitahuan bahwa  di kawasan kantor kami akan ada pemadaman sejak jam 09.00-16.00 WIB. So, banyak yang memilih opsi WFH atau Work From Home. 

Ingin nya sih kaya Pemprov Jakarta aja yang membolehkan ASN non pelayanan untuk WFH selama Bulan Suci Ramadhan. Oh ya, hari ini sebagian umat Islam sudah melaksanakan puasa. Tapi keluargaku belum karena mengikuti arahan pemerintah bahwa Ramadhan pertama jatuh pada tanggal 19 Februari 2026. 

Hari ini, saya dan Icha ke kebun bersama ibu. Entah kenapa, saya sudah ketagihan grounding. Rasanya nyaman sekali ketika kulit bersentuhan dengan alam secara langsung. Ketika sampai kebun, sudah ada bibi Kahar yang sedang memacul sendiri. 

Kami pun langsung ambil posisi dan menyiangi rumput sambil cecerita dan sesekali tertawa. Jelang jam 8, kami memutuskan untuk pulang. Tapi sebelumnya, kami mendekati bibi Kahar dan membantu tipis-tipis. Saat ini ada satu kalimat bibi Kahar yang makjleb, "Saya iri lihat kalian. Padahal anakku ada 5 juta tapi tidak ada yang niat bantu."

Untuk menentramkan hati bibi, ketika Om Bapak Kahar datang, kami pun berucap, "Nah, sekarang Ibu mi yang iri karena Alhamdulillah bibi masih dikaruniai suami yang membantu."

Yups, lagi-lagi tentang keadilan Allah. Bibi Kahar mungkin kurang dibantu oleh anak-anaknya di kebun tapi beliau masih punya suami. Sedangkan ibu, Alhmdulillah masih ada anak-anak yang membantu setelah kepergian Ayah 13 tahun silam. 

Dari kebun, kami istrahat untuk kemudian ke Raha membeli kurma. Sebelum OTW, saya menghubungi Kak Ari guna menanyakan stok dan harga. Alhamdulillah ada tapi harganya sudah naik dari Rp360 ribu menjadi Rp420 ribu. 

Beres urusan transaksi, lanjut packing-packing untuk dikirim ke Pure. Walaupun sedikit tapi Alhamdulillah dapat doa yang banyak. Salah satu yang membuatku terharu adalah doa dari bibi Ai. Dengan sepenuh hati ku Aaminkan. Semoga Allah ijabah.