Senin ke-2 di Bulan Februari 2026. Kembali masuk kantor tapi kali ini Tugas Luar (TL). Meliput pelaksanaan peresmian ruas jalan yang menghubungan Desa Lakalamba dan Desa Lawada Jaya. Karena motor yang tersisa hanya motor kebun a.k.a Wa Rati jadi diriku meminta nebeng ke Bu Rahmatia. Kami ketemu di pertigaan Watopute.
Sampai lokasi belum jam 9 jadi masih harus menunggu kehadiran Pak Bupati dan jajarannya. Cecerita lah kami bersama Geng Media -Tina, Salni, Hasrim, Manda-. Tidak lama, bergabung juga Ali Usman bersama Pak Kadis.
Next, Bupati datang dan dimulailah kegiatan. Selesai acara, kami OTW lihat lahan terus pulang. Dalam perjalanan pulang, jejeran Buah Langsat yang dijajakan oleh penjual di sekitar Tugu Lagadi tampak menggiurkan. Kami pun memutuskan singgah dan memesan 1 kg Langsat untuk dimakan sembari nongki setiti.
Belum lama duduk, serombongan sapi tiba-tiba melintas dan menyeberang jalan. Lalu, tiba-tiba brukk... dua wanita jatuh dari motor. Diriku syock dong. Masih terbayang trauma kecelakaan 2024 lalu. Walhasil, ku hanya memantau dari jauh. Tidak berani mendekat.
Salah satu korban, di angkat ke lesehan dekat tempat kami duduk. Semua sibuk mencari alternatif untuk membawa korban ke fasilitas kesehatan. Nahasnya, di tempat ini tidak ada jaringan selular. Kalaupun ada, buruk sekali.
Akhirnya, Bu Rahmatia inisiatif untuk mencari pertolongan secara langsung. Tujuan kami Puskesmas Barangka. Alhamdulillah, kami pulang dan pergi dengan selamat walaupun sambil deg-deg an.
Kami sampai bersamaan dengan datangnya Mobil Puskesmas. But, korban ternyata telah dibawa pulang oleh keluarganya. Semoga kedua wanita tersebut lekas pulih. Dan pemilik Sapi dapat balasan setimpal. Asli gedek dengan pemilik Sapi yang membiarkan hewan peliharaannya berkeliaran di jalan.
Dengan banyaknya kasus kecelakaan yang melibatkan Sapi ini, harusnya para pemilik sadar dan mengurung peliharaannya dalam kandang agar tidak menjadi ancaman bagi keselamatan orang lain.
Posted by .png)

comment 0 Comment
more_vert