MASIGNALPHAS2101
7425642317624470382

28/365 in 2026 "Jateng 2014"

28/365 in 2026 "Jateng 2014"
Add Comments
Selasa, 27 Januari 2015

Modal Nekat Ngebolang Jateng 2014

2014, lantaran terobsesi sama Jogja akhirnya kunjungan pertama kesana modal nekat. Karena liat harga tiket Makassar -Jogja 700 ribuan, akhirnya booking untuk berdua dengan wa utey. Waktu itu naik Sriwijaya Air. 

Waktu itu internet belum serame saat ini, jadi perginya modal peta wisata Jogja yang diprint. Sebelum pergi baca dulu tips-tips wisata di Jogja dari Google.

Dapat tips untuk menginap disekitaran Malioboro. Waktu itu Hotel Indonesia ini masih 100 ribu permalam. Dari Bandara naik TJ. Sempat was-was karena kita sampai malam. Tapi pokoknya sok tenang saja. 

Sampai halte Malioboro langsung turun. Menuju Jalan Sosrowijayan untuk cari Hotel Indonesia. Finally, dapat hotel ini. Lokasi tepatnya di Hotel Indonesia Malioboro. Jl. Sosrowijayan No.9, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Langsung simpan barang, ganti baju, dan cuss angkringan buat makan malam. Coba pesan Pecelele. Ini jadi momen pertama makan hidangan Lele.

Di angkringan, modal cas cis cus seadanya coba kenalan sama bule dari Paris. Alhamdulillah mereka welcome bahkan ajak jalan bareng ke Keraton Jogja keesokan harinya. 


Satu-satunya foto yang masih bisa didapatkan

Sekitar jam 8 pagi, kita ketemuan dekat KFC Malioboro. Naik Delman ke Keraton Jogja dengan sistem patungan. Uniknya, patungan ini benar-benar patungan. Jadi harus dibagi rata bahkan sampai pecahan terkecilnya. hahahahhah. 

Beres urusan tiket masuk, kami lanjut ke bagian dalam. Karena ini pengalaman pertama jadi saya juga tidak begitu paham. Mereka beberapa kali bertanya tentang barang-barang yang berada di keraton. Dengan kemmapuan Bahsa Inggris seadanya, saya coba untuk menjawab. 

Selain Keraton, tempat yang kami kunjungi adalah Taman Pintar, Benteng Vrederburg, UGM, Titik Nol, Tugu Jogja, dan Statsiun Tugu. Untuk menuju UGM, kami menyewa sepeda dan jalan mengikuti petunjuk peta.

Dua hari di Jogja, lanjut ke Semarang. Kebetulan di sana ada sepupu -Ikra- yang sedang menempuh pendidikan di Unisula Semarang. Sebelum ke Semarang kami ke Solo dulu. Naik kereta dari Stasiun Tugu ke Stasiun Balapan Solo. Dari stasiun lanjut naik becak menuju Terminal Tirtonadi untuk naik bus. 

Sampai terminal, busnya sudah tersedia. Kalau tidak salah biayanya 35 ribu/orang dengan waktu tempuh sekitar 3 jam. Kami sampai di simpang 5 sudah jelang tengah malam. 

Meski rada deg-degan tapi memberanikan diri untuk pesan Taxi menuju kost an Ikra. Kami di jemput di depan lorong dan lanjut jalan kaki sampai kost an. 

Nahasnya, ketika sampai gerbang udah terkunci. Walhasil, manjat pagar tengah malam. Gini amaaattt sambutan hari pertama di Semarang. 😂

Selama di Semarang, kami ke Simpang Lima dan belanja-belanja di Pasar Johar. Di Semarang singkat sekali karena harus segera kembali ke Makassar melalui Bandar Udara Juanda, Surabaya. 

Di Bandar Juanda disambangi sama Mba Fifi IKAMABI yang bawain donat dan makanan. Titipan dari Mba Zumroh Hasanah dan Mba Farida. Para founding IKAMABI. Masya Allah. Kangennyaaaa.