MASIGNALPHAS2101
7425642317624470382

1/365 in 2026 'Grounding'

1/365 in 2026 'Grounding'
Add Comments
Kamis, 01 Januari 2015


Day 1 di 2026 kita buka dengan ikut ibu-ibu pensiuan yang sedang gandrung dengn hobi barunya yakni berkebun. Sampai-sampai beliau sudah tidak tenang berada di rumah. Mau ke kebun terus. Masya Allah. 

Kata ibu, kalau sudah dikebun tuh bawaanya rileks dan No stres-stres. 
Dengar ini, saya langsung teringat efek grounding a.k.a earthing a.k.a sentuhan fisik antara kulit dan permukaan bumi. Salah satunya adalah mengurangi stres.

Btw, ada yang baru kenalan sama istilah ini? kuy lanjut baca, saya mau spill tipis-tipis sekaligus kasi bukti.

Jadi, grounding atau earthing ini adalah istilah yang akhir-akhir ini sedang marak diperbincangkan sebagai upaya menjaga kesehatan. 

Caranya bagaimana? Sentuhan langsung sama alam. Bisa dengan jalan tanpa alas kaki, bisa juga dengan memegang tanah, pasir, atau rumput secara langsung. Tanpa kos kaki ataupun kos tangan yaaa....

Konsep ini mulai dikenal tahun 2010 dari bukunya Clinton Ober berjudul 'Earthing : The Most Important Helath Discovery Ever?' 

Nah, sebelum populer seperti sekarang, saya pernah di ultimatum sama Kakekku a.k.a Odhe (panggilan untuk kakek dalam Bahasa Muna) rahimahullah. Beliau bilang kurang lebih seperti ini "Orang sekarang itu banyak penyakitnya karena tidak mau lagi bertemu Tanah."

Saat itu, saya tidak terlalu mengindahkan. Nantilah setelah muncul penelitian tentang 'koneksi dengan alam' baru teringat kembali. Dan memang, Odhe ku hingga usia 80 an tidak ada penyakit berarti kecuali gangguan kesehatan orang tua pada umumnya. 

Pola hidupnya bagaimana? Salah satu yang paling membekas adalah rutinitas hariannya dimana setelah Subuh jalan ke kebun tanpa alas kaki lalu melakukan berbagai aktifitas fisik. Pulangnya, mandi lalu makan dan OTW cari nafkah ke kota Raha (ikut Jonson). Walaupun masuk kota, beliau jalan tetap tanpa alas kaki. Sendalnya jadi tentengan. Kalau ditawari tebengan, kebanyakan beliau tolak dan memilih untuk tetap jalan kaki.

Pola hidup yang kalau dipikir-pikir saat ini, Masya Allah sekali dan sangat patut untuk dicontoh.

Itulah mengapa, mari kita usahakan untuk banyak terhubung dengan alam. Salah satunya dengan menyiangi rumput dengan tembilang a.k.a Sinala (Bahasa Muna). Satu tangan memegang rumput tangan lain meremas tanah atau pasir yang menempel.