Padahal, ini tuh perbuatan individu. Sekali lagi INDIVIDU. Islam sangat jelas melarang hal demikian. Hanya saja, beberapa iblis bertopeng agama menggunakan ilmu nya untuk menyimpang. Ini sebenarnya harus jadi instrospeksi.
Jangan normalisasi pesantren yang santriwatinya diajar secara intens oleh Ustadz. Sebab menrutku, sekuat apapaun laki-laki, jika diperhadapkan pada pesona perempuan, akan sangat rawan fitnah. Apalagi para santriwati bisanya masih kinyis-kinyis dan gampang dimanipulasi dengan iming-iming. Biasanya si iblis akan dengan mudah mengekspoitasi korbannya.
Back to pertemuan dengan korban. Diriku sebenanrya agak kikuk bertemu korban. Takut membuatnya tidak nyaman. Alhamdulillah, kami diterima dengan baik dan korban menajwab pertanyaan kami dengan lancar. Pada beberapa pernyataannya, saya menahan geram dan ingin marah. Terlebih setelah mengetahui bahwa korban adalah anak yatim yang saat ini hanya tinggal bersama ibu dan adik-adiknya.
Tidak hanya itu, ia juga menginformasikan kepada kami bahwa ada beberapa cerita yang tidak boleh diketahui oleh ibunya sebab ibunya sakit-sakitan dan beberapa waktu sebelumnya, sang ibu dirawat di ICU. Ya Allah, hanya bisa berdoa agar sang ibu lekas pulih dan masalah yang menimpa korban segera menemui titik terang.
Posted by .png)

comment 0 Comment
more_vert